google-analytic

xiaomi

Jumat, 13 Agustus 2010

Gaji 7 Miliar per Minggu


Penyerang Barcelona, Zlatan Ibrahimovic, berpeluang menjadi pemain termahal dunia seandainya pindah ke Manchester City. Menurut The Sun, City berniat membelinya dan siap menggajinya 500.000 poundsterling atau sekitar tujuh miliar rupiah per pekan.

Musim lalu, Ibra bermain sebanyak 44 kali dan mencetak 21 gol di semua ajang yang diikuti Barcelona. Sejumlah kalangan menilai pencapaian itu tak sesuai harapan Barcelona. Barcelona kemudian disebut berniat menjual Ibra. Dugaan itu menguat ketika Barcelona mendatangkan David Villa dari Valencia, pada bursa transfer lalu.

Tak cukup sampai di situ, pergantian presiden dari Joan Laporta ke Sandro Rosell, ternyata menyisakan masalah yaitu beban utang. Hal ini sudah dikonfirmasi oleh Barcelona ketika menjual Dimitri Chrygrinsky ke Shakhtar Donetsk akhir musim lalu dan pernyataan-pernyataan Barcelona yang mengatakan sedang mencari pinjaman bank.


Meski begitu, dalam sejumlah kesempatan, Barcelona dan Ibra menyatakan masih akan bekerja sama pada musim 2010-2011. Namun, perkataan Ibra yang menyebut dirinya tak menutup peluang hengkang kembali membuat media-media Spanyol meragukannya masih akan di Camp Nou musim depan.

Sementara situasi itu mengambang, Manchester City diberitakan media-media Inggris mengajukan proposal pembelian Ibra kepada Barcelona. Menurut sumber The Sun yang mengaku dekat dengan Ibra, penawaran tinggi City membuat Ibra mempertimbangkan pindah.

"City telah menunjukkan betapa mereka sangat menginginkan Zlatan dan sekalipun ia digaji dengan pantas di Barcelona, penawaran ini datang dari klub liga lain. Ini memberinya banyak hal untuk dipertimbangkan, terutama ketika ia tak gembira dengan kemajuan sepak bolanya di Barcelona," ujar sumber tersebut.

"Ide (City) soal menantang pemain-pemain terbaik Eropa untuk bergabung membangun klub super juga menarik minat Ibra. City harus mencapai kesepakatan dengan Barcelona, sebelum diskusi masuk ke tahap lebih jauh. namun, ada perasaan itu bisa terjadi dalam waktu cepat sekarang," tambahnya.

Faktor pelatih juga bisa sangat menentukan masa depan Ibra. Sementara Barcelona ditangani Josep "Pep" Guardiola, yang disebut The Sun, jarang bertegur sapa dengan Ibra sejak Februari silam, City ditangani Roberto Mancini, yang pernah bekerja sama dengan Ibra ketika masih sama-sama di Inter Milan, pada periode 2006-2008.

sumber Kompas.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar